Minggu, 30 Oktober 2011

Manajemen Proses Dalam Sistem Operasi

->  Aktivitas yang terjadi pada sistem operasi yang berkaitan dengan manajemen proses, yaitu:
  1. Membuat dan menghapus, dalam artian SO ini mengalokasikan suatu sumber daya yang dibutuhkan proses dan setelah proses selesai sumber daya itu di ambil kembali untuk sebuah proses lainnya.
  2. Menunda atau melanjutkan proses, di sini SO mengatur sebuah proses, memilih mana yang harus di dahulukan. Jika ada 2 antrian SO ini mendahulukan mana yang prioritasnya yang paling besar.
  3. Menyediakan mekanisme untuk sebuah proses sinkronisasi, jadi SO disini mengatur suatu jalannya pemrosesan yang di eksekusi bersamaan, untuk mencegah adanya inkonsistensi..
  4. Menyediakan mekanisme untuk proses komunikasi, penyediaan yang berupaya semua proses bisa berinteraksi satu sama lain.
  5. Menyediakan mekanisme untuk mencegah deadblock, penanganan dari sebuah proses yang terhenti, dengan demikian mekanisme ini harus memulihkan sistemnya kembali supaya tidak deadlock.

-> Penjelasan Short-Term, Long term, medium

Penjadwalan Short-Term (penjadwalan jangka pendek)  
Penjadwalan short-term ini bisa meminimalkan waktu penyelesaian dengan menentukan rata-rata waktu penyelesaiannya, dan bisa meminimalkan persediaan sumber daya dalam proses dengan menetapkan rata-rata jumlah pekerjaan dalam sistem, memproses suaru data yang siap di eksekusi kemudian di alokasikan ke CPU.
Penjadwalan Long term (Penjadwalan Jangka Panjang)
Penjadwalkan alokasi pemroses diantara proses-proses ready yang berada di memori utama. dan menentukan prioritas proses, akan tetapi long term ini pemprosesannya tidak secepat short term.

Medium term
Suatu proses mungkin di tunda karena membuat permintaan sistem calls, maka proses harus di pindah ke memori sekunder supaya memori utama bisa dipakai oleh proses yang lain.

-> Tindakan kernel ketika alih konteks antar proses?
Sebuah proses peralihan waktu konteks, jadi sebuah sistem menganggap bahwa data yang akan di proses tidak perlu dijalankan (Proses di blok). Karena sumber daya yang tidak tersedia /meminta I/O.Kejadian yang mungkin terjadi:
  • Penjadwalan Proses lain
  • Penjadwalan mengambil proses baru
  • Input telah tersedia
-> Perbedaan Komunikasi Simetrik dan asimetrik, Automatic dan explicit buffering, Send by copy dan send by reference, Fixed-size dan variable sized messages.

  • Komunikasi Simetris merupakan metode dari kriptografi untuk mengelola keamanan dari kunci private yang tunggal. Sedangkan Komunikasi Asimetris mengelola keamanan dari dua kunci yang berbeda masing-masing untuk enkripsi (publik/ siapapun) dan deskripsi (penerima pesan).
  • Explicit buffering untuk memisahkan salah satu komponen dari yang lain dan untuk memperkenalkan tingkat yang diinginkan penyimpanan token, dan kapasitas buffernya 0, sedangkan Automatic Kapasitas penyimpanan tokennya tidak terbatas.
  • Send by copy merupakan jaringan yang lebih bagus bagi masalah sinkronisasi. Sedangkan send by referensi lebih efisien terhadap struktur data akan tetapi sulit kode karena memori bersama implokasi.
  • Variabel ukuran membuat pemrograman lebih mudah tapi adalah sistem lebih sulit untuk membangun.




0 komentar:

Poskan Komentar

Coretan Kuliah © 2008. Design by :ivank Sang Juventiny